TEMUANRAKYAT, PAMEKASAN – Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) gelar AJP Award 2025 sebagai ajang apresiasi, silaturahmi, sekaligus refleksi perjalanan organisasi. Kegiatan bertajuk Menembus Impian ini dilaksanakan di Ballroom FrontOne Azana Style Hotel Pamekasan, Selasa malam (9/12/2025).
Ketua Panitia AJP Award, Zainul Atikurrahman menyampaikan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan momentum penting untuk merayakan konsistensi AJP dalam menghadirkan karya jurnalistik berkualitas di Kota Gerbang Salam (Pamekasan).
“Acara ini adalah yang kedua dan menjadi agenda dua tahunan AJP. Saya mengajak seluruh tamu undangan menikmati setiap momen perjalanan AJP sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras semua pihak,” ujar Zainul saat sambutan.
Zainul juga meminta para undangan, utamanya para nominasi, untuk mengikuti acara AJP Awards hingga tuntas. Tahun ini terdapat 27 nominator yang AJP berikan, dan itupun sudah sesuai dengan bidangnya masing-masing.
“Jadi nga papa meski rada melem, yang penting tetap semangat,” tambahnya sambil tersenyum.
Selain itu, Ketua AJP Pamekasan, M. Khairul Umam, menegaskan filosofi dari logo AJP award, bahwa kegiatan tahun ini memiliki arti historis yang sangat panjang bagi perjuangan AJP, dua bintang pada logo acara menjadi simbol perjuangan AJP memasuki tahun kedua kegiatan AJP Awards dilaksanakan.
Ia mengenang bagaimana di 2023 AJP pertama kali menggagas kegiatan serupa yang sempat diremehkan oleh sebagian kalangan, namun keraguan itu justru menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya menembus impian.
“Tempo dulu kami sempat diremehkan, namun kami sekarang mengadakan acara spektakuler yang sagat berkualitas, dan digelar di hotel berkelas,” ucapnya.
Khairul juga menambahkan bahwa jurnalis merupakan pilar keempat demokrasi, sehingga profesionalisme setiap insan jurnalis menjadi prinsip utama dalam menjalankan tugas. AJP Pamekasan terus menjaga kualitas dengan sangat ketat, baik dalam penerimaan anggota baru maupun penerbitan karya jurnalistik.
“AJP Pamekasan ingin membuktikan bahwa jurnalis adalah kaum profesional, bukan kaum pengemis. Karena itu kami selektif dalam menerima anggota dan selektif pula dalam karya yang diterbitkan,” imbuh Khairul.
AJP saat ini memiliki sekitar 40 anggota yang berasal dari 27 media berbeda. Menurut Khairul, jumlah tersebut mencerminkan keberagaman, namun tetap berada dalam koridor profesionalisme.
Tidak ada komentar