TRENDING

DPM Unira Kecewa, DPRD Sampang Milih Absen Padahal Forum ini Bahas SDM Madura yang Butuh Perhatian!

2 menit membaca
Lydia Natali
Daerah - 20 Mei 2025

TEMUANRAKYAT, PAMEKASAN – Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Madura menggelar grand opening Pekan Legislatif pada Senin (19/05/2025) di aula laboratorium bersama Kampus Universitas Madura.

Acara bertajuk “Perubahan dan Keberlanjutan: Peran Pemerintah Daerah dan DPRD dalam Akselerasi Pembangunan SDM Madura Pasca Politik” ini bertujuan untuk mempertemukan pemerintah, DPRD, dan mahasiswa guna membahas secara seksama pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan upaya menyejahterakan masyarakat Madura.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya H. Fathurrakhman (Wakil Ketua DPRD Bangkalan), Hairul Umam S.H. (Wakil Ketua DPRD Pamekasan), dan Akhmadi Yazid (Ketua Komisi Tiga DPRD Sumenep).

Ketua DPM Universitas Madura, Erwin Candra, menyoroti prioritas pembangunan provinsi yang dipertanyakannya di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang untuk mencapai kesejahteraan, terutama di Madura yang menghadapi tantangan di sektor pendidikan dan perekonomian, ujarnya saat dimintai keterangan.

“kalo masarakat belum sejahtera kenapa harus provinsi?kenapa harus provinsi yang di kedepankan jika perekonomian di Madura, anak- anak di Madura masih bingung yang mau  meneruskan dan melanjutkan pendidikan?,” tegas erwin.

Lebih lanjut, Erwin menyampaikan kekecewaannya atas ketidakhadiran perwakilan dari DPRD Kabupaten Sampang dengan alasan rapat paripurna. Ia menilai forum diskusi mengenai akselerasi pembangunan SDM Madura pasca pemilu ini lebih krusial.

“DPRD Sampang tidak hadir dalam kegiatan ini, dikarenakan ada rapat paripurna. Meskipun, surat undangan masuk jauh² hari, hal ini membuat saya kecewa.Karena sangat disayangkan ketika adanya forum tentang akselerasi pembangunan SDM Madura pasca pemilu tidak ada perwakilan sama sekalidari DPRD Sampang,” ungkapnya.

Sementara itu, Akhmadi Yazid dari DPRD Sumenep menyoroti kondisi mahasiswa yang dianggapnya kurang proaktif dalam menggali potensi diri.

“Menjadi Mahasiswa harus berada di garda terdepan dalam setiap perubahan bangsa dan negara, karna Mahasiswa adalah agen perubahan yang nantinya akan di andalkan untuk perubahan bangsa dan negara dan akan menduduki posisi pemerintahan selanjutnya” pungkasnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    CLOSE ADS