TEMUANRAKYAT, PAMEKASAN – Pembangunan jalan poros Desa di Dusun Slatreh 1 Desa Rek kerrek Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan dikerjakan warga secara swadaya dan hasil pengalangan dana (ngambek amal) yang berlangsung dari beberapa minggu lalu. Koordinator pembangunan jalan, menyebutkan pembangunan tersebut murni keinginan warga setempat.
H. Amiruddin salah satu koordinator mengatakan pembangunan jalan itu untuk memenuhi permintaan warga. Perbaikan itu berawal dari keresahan warga yang sering melintas.
“Awalnya warga dan pemuda desa sumbangan untuk memperbaiki jalan kampung yang rusak parah dan itupun belum dapat bantuan dana desa,” ujar H. Amiruddin.
Amiruddin juga menambahkan bahwa setelah ada insentif dari warga dan pemuda Dusun Slatreh 1, maka kepala desa ikut serta menyumbang namun itu belom bisa menutupi semuanya.
“Namun setelah kami kordinasi lagi akhirnya kepala desa ikut menyumbang, namun itu belom bisa menyelesaikan semuanya, akhirnya kami melakukan penggalangan dana lagi untuk menjadi tambahan,” imbuh Amiruddin saat dimintai keterangan, Kamis (15/1/2026).
Amiruddin mengaku dengan kekompakan dan semangat gotong royong warga juga pemuda yang cukup tinggi tersebut jalan di poros kini mulai lebih bagus lagi. Ia menyebut ada beberapa titik jalan yang perlu diperbaiki dengan extra dan anggaran yang banyak.
“Banyak titik yang harus di perbaiki, dengan tenaga yang extra dan memerlukan anggaran yang sangat banyak,” tuturnya.
ABD Aziz warga setempat, menambahkan kualitas pembangunan jalan yang dikerjakan warga tersebut cukup baik. Sekalipun konstruksinya sederhana dan yang diperbaiki bahu jalan sekaligus jalan yang berlubang.
“Pembangunan ulang jalan ini tentu cukup baik, ini juga merapihkan bahu jalan (plengsengan) dan yang berlubang,” terang Aziz saat dimintai keterangan (15/1).
Aziz mengaku membuat tulisan di jalan tersebut berdasarkan kesepakatan warga setempat. Warga memberi tulisan sebagai atensi bahwa pembangunan atau perbaikan menggunakan swadaya masyarakat.
“Kami juga memberikan tulisan di pintu masuk jalan ini, sebagai pembeda bahwa jalan ini dibangun oleh swadaya masyarakat” ucap Aziz.
Dikesempatan lain, Aziz menyebut jalan yang di perbaiki ini mengalami kerusakan yang menurutnya sangat parah karena batu-batu yang ada di bahu jalan sampe menghiasi sawah warga di samping jalan, jalan utama itu menjadi licin jika hujan turun.
“Diperbaikinya jalan utama ini karena batu-batu di palengsengan sampe ke sawah warga, otomatis warga tidak bisa bercocok tanam sebagaimana mestinya, kalo hujan juga licin jalanannya,” pungkasnya.
Tidak ada komentar