TEMUANRAKYAT, BANGKALAN – Banjir bandang yang melanda tiga provinsi di Sumatera telah menyebabkan lumpuhnya perekonomian, yang secara langsung berdampak negatif pada kondisi finansial mahasiswa perantau asal daerah tersebut, khususnya yang berkuliah di luar Sumatera.
Menunjukkan rasa kepedulian dan tanggung jawab sosial, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengambil tindakan proaktif untuk memastikan keberlangsungan studi anak didiknya yang terdampak bencana.
Wakil Rektor lll Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Alumni UTM, Surokim, menyampaikan bahwa pihak kampus, menanggapi arahan Rektor, telah menginstruksikan pendataan mendalam.
Proses ini melibatkan organisasi mahasiswa daerah (Organda) untuk melakukan verifikasi data dan pemetaan menyeluruh terhadap mahasiswa asal Sumatera yang mengalami kesulitan akibat bencana.
“Sesuai arahan Pak Rektor UTM, kami sudah melibatkan organda mahasiswa aliansi daerah untuk melakukan verifikasi data dan memetakan mahasiswa yang terdampak bencana,” ujarnya dikutip dari kompas, Sabtu (6/12/2025).
Pendataan ini bertujuan vital: memastikan setiap bantuan yang disalurkan oleh perguruan tinggi dapat tepat sasaran kepada mahasiswa yang benar-benar membutuhkan. Kampus saat ini sedang merumuskan bentuk bantuan spesifik yang akan diberikan untuk meringankan beban mereka.
Lebih lanjut, sebagai langkah strategis, UTM juga memprioritaskan mahasiswa terdampak untuk menerima beasiswa tambahan yang bersumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). Ini merupakan upaya jangka panjang untuk menjamin stabilitas finansial dan akademik mereka.
Surokim menegaskan komitmen UTM untuk memberikan kebijakan khusus bagi mahasiswa yang terdampak. Hal ini dilakukan demi menjamin bahwa kesulitan akibat bencana di Sumatera tidak akan mengganggu atau menghalangi mereka untuk melanjutkan studi mereka di UTM, sejalan dengan arahan dari Dikti.
Intinya, UTM bertekad penuh untuk mendukung mahasiswa terdampak agar mereka tetap bisa fokus pada pendidikan di tengah kesulitan yang dialami keluarga mereka di daerah asal.
Tidak ada komentar