Update Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar Sore Ini: 810 Meninggal Dunia, 623 Hilang

2 menit membaca
Lydia Natali
News - 03 Des 2025

TEMUANRAKYAT, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban tewas dalam bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, bertambah menjadi 810 orang hingga Rabu (3/12) Sore.

BNPB rilis data yang ditampilkan dalam situs resminya, jumlah korban hilang sebanyak 623 orang di tiga provinsi terdampak tersebut.

“Jumlah meninggal dunia 810 jiwa, hilang 623 jiwa, dan korban luka-luka 2.600 jiwa,” tulis BNPB dalam laporannya sore ini.

Rinciannya korban meninggal di Aceh sebanyak 277 orang dan 193 korban hilang orang. Kemudian di Sumut, korban meninggal 299 orang dan korban hilang 159 orang.

Sedangkan di wilayah Sumbar, tercatat korban meninggal sebanyak 236 orang dan 260 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Selain korban jiwa, kerusakan rumah warga di tiga provinsi jumlahnya terus bertambah. Sebanyak 3.400 rumah rusak berat, 2.100 rumah rusak sedang, dan 4.900 rumah rusak ringan yang tersebar di tiga provinsi.

Banjir bandang dan tanah longsor ini turut merusak berbagai fasilitas umum, termasuk sekolah dan tempat ibadah.”Jembatan 45,65 persen mengalami kerusakan, fasilitas ibadah 20,15 persen, fasilitas pendidikan 32,82 persen, dan fasilitas kesehatan 1,37 persen,” dalam laporan BNPB di situs resminya.

Sementara jumlah penduduk terdampak, Sumatra Utara 1,6 juta, dan di Aceh 1,4 juta, sedangkan di Sumatra Barat 140,5 ribu jiwa, secara keseluruhan ada 3,1 juta jiwa terdampak.

Disi lain, Badan SAR Nasional (Basarnas) melaporkan telah mengevakuasi 35.857 warga yang menjadi korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra. Data ini dikeluarkan per hari Selasa (2/12) pukul 20.00 WIB.

Secara terperinci, jumlah warga yang berhasil dievakuasi di setiap provinsi , Sumatra Barat: Sebanyak 29.658 warga berhasil diselamatkan dari 11 kabupaten/kota yang terkena dampak. Sumatra Utara (Sumut): 4.599 warga telah dievakuasi dari 11 kabupaten/kota.

“Aceh: Basarnas mengevakuasi 1.600 warga dari total 18 wilayah yang terdampak,” tulis Basarnas dalam akun instagramnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    CLOSE ADS