Tangis Haru Nurhartatik, Anak Yatim yang Akhirnya Kuliah dengan Beasiswa BAZNAS Sumenep

3 menit membaca
Dinar Soleha
Daerah, Pendidikan - 24 Des 2025

TEMUANRAKYAT, SUMENEP – Penantian panjang Nurhartatik (21) akhirnya berbuah manis. Mahasiswi yatim asal Desa Longos, Kecamatan Gapura ini tak kuasa menahan haru saat menerima bantuan pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep melalui program “Sumenep Cerdas”, Rabu (24/12/2025).

Nurhartatik mengungkapkan bahwa sejak ia berada di sekolah dasar hingga ke perguruan tinggi, ia tidak pernah mendapatkan dukungan pendidikan dari pemerintah. Sejak kematian ayahnya, ia tinggal bersama paman dan bibinya, dengan berpegang pada pesan almarhum ayahnya untuk tidak berhenti bersekolah dan melanjutkan pendidikan sampai ke perguruan tinggi.

Meskipun dalam kondisi ekonomi yang sulit, paman Nurhartatik, Abdullah, yang bekerja sebagai kuli bangunan, tetap berjuang untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membiayai pendidikan keponakannya di Universitas Wiraraja (UNIJA) Sumenep hingga ia memasuki semester empat.

Walaupun sering mengalami masalah kesehatan, Abdullah tidak pernah mengeluh demi masa depan Nurhartatik.

Pemberian Beasiswa Sumenep Cerdas dari BAZNAS ini memberikan harapan baru bagi Nurhartatik dan keluarganya. Dengan mata yang berlinang, ia mengungkapkan rasa syukur dan haru atas bantuan yang diterimanya.

“Sejak awal, saya tidak pernah mendapatkan beasiswa. Jujur, saya sempat merasa putus asa dan berpikir mungkin pendidikan tinggi bukan untuk saya,” ungkap Nurhartatik.

Ia menekankan bahwa beasiswa tersebut tidak hanya membantu membayar biaya kuliah, tetapi juga memberikan dorongan semangat untuk terus berjuang dan meraih prestasi meskipun dalam keterbatasan.

“Beasiswa ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Ini menjadi motivasi agar saya bisa menyelesaikan studi dan membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menghalangi cita-cita. Terima kasih BAZNAS Sumenep,” ucapnya.

Nurhartatik berharap Program Sumenep Cerdas BAZNAS dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak siswa serta mahasiswa yatim dan kurang beruntung di Kabupaten Sumenep.

“Saya berharap tidak ada lagi anak-anak atau mahasiswa yang terpaksa berhenti sekolah karena masalah biaya. Semoga BAZNAS Kabupaten Sumenep senantiasa diberi kekuatan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Abdullah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Kabupaten Sumenep untuk Beasiswa Sumenep Cerdas yang diberikan kepada keponakannya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Sumenep. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami selama ini berjuang sendiri untuk biaya kuliah keponakan saya,” ungkap Abdullah.

Ia mengakui bahwa, dengan keterbatasan ekonomi dan seringnya gangguan kesehatan, bantuan ini menjadi harapan besar bagi keluarganya.

“Sebagai buruh bangunan, penghasilan saya tidak menentu, apalagi saya sering sakit. Beasiswa ini benar-benar membantu meringankan beban kami dan memberikan harapan agar Nurhartatik bisa melanjutkan kuliahnya,” jelasnya.

Abdullah berharap agar BAZNAS Sumenep tetap konsisten dalam membantu masyarakat kecil, khususnya anak-anak yatim dan mahasiswa yang membutuhkan.

“Semoga BAZNAS Sumenep selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan amanahnya. Bantuan seperti ini sangat dibutuhkan oleh orang-orang kecil seperti kami,” tutupnya.

Program Sumenep Cerdas merupakan wujud komitmen BAZNAS Kabupaten Sumenep dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran, khususnya di bidang pendidikan, untuk mencetak generasi muda yang unggul dan berakhlak.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    CLOSE ADS