Resmi Diluncurkan, PILAR Foundation Dorong Kepemimpinan Perempuan dan Perlindungan Anak

2 menit membaca
Dinar Soleha
Daerah - 25 Nov 2025

TEMUANRAKYAT, BOGOR – Sebuah inisiatif baru dalam gerakan pemberdayaan perempuan, PILAR Foundation, secara resmi diluncurkan pada Selasa (25/11/2025). Mengambil tempat di Bogor, organisasi ini hadir dengan visi menjadikan perempuan muda sebagai aktor utama dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan advokasi kebijakan publik di Indonesia.

Peluncuran ini ditandai dengan gelaran bertajuk “Empower: Menjadi Perempuan Kritis, Kreatif, dan Kolaboratif”. Kehadiran PILAR Foundation dinilai krusial untuk mengisi ruang kepemimpinan perempuan yang mampu menciptakan kebijakan ramah terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.

Perempuan Sebagai Subjek Pembangunan

Ketua PILAR Foundation, Shaliha Az-zahra, menegaskan bahwa sudah saatnya paradigma perempuan diubah. Menurutnya, perempuan muda tidak boleh lagi hanya diposisikan sebagai objek pelengkap, melainkan harus menjadi subjek utama pembangunan.

“Inilah momentum bagi kita untuk beranjak dari sekadar memberikan dukungan, menjadi kepemimpinan yang riil. Perempuan harus menjadi perumus dan pelaksana program pembangunan SDM di Tanah Air,” ujar Shaliha dalam sambutannya.

Korelasi Kepemimpinan dan Perlindungan Anak
Acara ini mendapat apresiasi penuh dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor. Heni Rustiani, perwakilan KPAD Kab. Bogor, menyoroti adanya hubungan erat antara misi PILAR Foundation dengan upaya perlindungan anak.

Menurut Heni, kepemimpinan perempuan memiliki dampak timbal balik yang positif terhadap advokasi dan pembaharuan sistem.

“Kepemimpinan perempuan berpengaruh langsung pada kebijakan yang lebih berpihak pada kelompok rentan. Advokasi yang gigih akan menjadi katalisator untuk memastikan perlindungan nyata bagi perempuan dan anak di seluruh Indonesia,” jelas Heni.
Misi Trilogi PILAR

Untuk mencapai target tersebut, PILAR Foundation bergerak di atas tiga pilar utama (Trilogi Misi):

1. Advocacy (Advokasi): Mendorong kebijakan inklusif yang berpihak pada kesetaraan gender.

2. Leadership (Kepemimpinan): Membangun kapasitas perempuan muda untuk peran strategis di sektor publik dan domestik.

3. Renewal (Pembaruan): Melakukan inovasi gerakan perempuan agar relevan dengan zaman.

Dukungan Tokoh Publik

Peluncuran ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, mulai dari Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni dan Fetty Anggraeni Dini, hingga Founder PILAR Foundation, Yohana. Yohana menekankan pentingnya keseimbangan peran domestik dan publik bagi perempuan masa kini.

Turut hadir pula Koordinator Nasional Koalisi Indonesia Muda Onky Fachrur Rozie, CEO Radar Bogor Ira Nihrawati AS, Kepala Dinas DP3A Kota Bogor, serta perwakilan dari DPRD Jawa Barat, DPRD Kota Bogor, aktivis Cipayung, hingga perwakilan Polres Bogor.

Acara ditutup dengan Deklarasi Komitmen Bersama yang mengajak akademisi, aktivis, dan masyarakat umum untuk berkolaborasi menciptakan masa depan yang setara dan berkualitas.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    CLOSE ADS