TEMUANRAKYAT, BANYUWANGI – Ribuan warga tumpah ruah di RT 1 RW 3 Lingkungan Kemasan, Kelurahan Panderejo, Banyuwangi, Minggu (31/8/2025). Mereka mengikuti acara akbar bertajuk “Panderejo Bersholawat” yang menggabungkan Jalan Sehat Kemerdekaan di pagihari dan Sholawatan Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW di malamharinya.
Pagihari,ratusan hingga ribuan warga tampak bersemangat mengikuti jalan sehat. Mereka kompak melangkah bersama, mulai darianak-anak, remaja, hingga orang tua. Setibanya di garis finish, peserta disambut dengan senam bersama, hiburan penyanyi lokal, dan undian doorprize yang disiapkan panitia.
Sorak gembira warga menambah suasana penuh keceriaan. Malam harinya, kemeriahan berubah menjadi suasana religius.
Ribuan jamaah kembali memadati Musholla KH. Maksum yang berada di Lingkungan Kemasan, Kelurahan Panderejo. Musholla ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga dikenal sebagai salah satu situs bersejarah NU di Banyuwangi, didirikan oleh KH. Maksum, tokohbesarsekaligus salah satupendiri NU di Banyuwangi. Di sinilah NU pertama kali berdiri di Banyuwangi.
Peringatan Maulid Nabi kali ini semakin istimewa karena dipimpin oleh Majelis Safaatun Nabi dengan lantunan sholawat yang menggema syahdu, serta mau’idhoh hasanah dari Ustadz Abdul Gani, buyut KH. Maksum. Acara juga dihadiri langsung oleh Bapak Lurah Panderejo Moch. Safi’i, S.A.P. dan Ketua Ranting NU Panderejo, Ustadz Ahmad Mufid, S.Pd.I, yang menambah khidmat dan wibawa jalannya peringatan.
Putra Asli Kemasan Jadi Penggerak
Yang membuat acara ini kian bersejarah, penyelenggaranya adalah Ahmad Qomaruddin, S.Pd., M.M., CEO PT Digital Edu Indonesia sekaligus Founder GYPEM Indonesia, yang juga merupakan canggah KH. Maksum. Lahir dan besar di Lingkungan Kemasan, Ahmad Qomaruddin menegaskan bahwa kehadirannya adalah bentuk bakti kepada kampung halamannya.
“Saya lahir di RT 1 RW 3 Lingkungan Kemasan, Kelurahan Panderejo. Karena itu saya merasa wajib memberikan kembali manfaat untuk lingkungan yang membesarkansaya. Melalui acara ini, saya ingin menunjukkan bahwa persatuan warga mampu melahirkan kegiatan yang bukan hanya meriah, tetapi juga penuh makna,”ujarnya kepada Temuan Rakyat (1/9).
Pemuda Kemasan Motor Utama
Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari peran pemuda Lingkungan Kemasan. Hampir seluruh jalannya kegiatan digerakkan oleh anak-anak muda setempat dengan penuh semangat. Addar Nuzuli, Ketua Panitia sekaligus pemuda Kemasan, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah acara berjalanlancar. Terimakasih kepada seluruh panitia, khususnya tim Linmas dan Banser yang telah menjaga keamanan. Pemuda Kemasan siap menjadi motor penggerak kegiatan positif di lingkungankita,”katanya.
Hal senada disampaikan oleh Achmad Suwandi Hidayat, Ketua RT 1 RW 3 Lingkungan Kemasan. Ia menyebut antusiasme warga luar biasa.
“Saya kagum dengan semangat warga. Ribuan orang hadir, semua ikut berpartisipasi, dari bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak. Inilah wajah RT 1 RW 3 yang haruskita jaga: persatuan dan kebersamaan,”tegasnya.
Teladan Kebersamaan
Dari pagi yang penuh energi hingga malam yang khidmat, RT 1 RW 3 Lingkungan Kemasan, Kelurahan Panderejober hasil menghadirkan momentum langka: olahraga, hiburan, spiritualitas, dan nilai sejarah berpadu dalam satu rangkaian acara. Lebih dari itu, Panderejo Bersholawat menjadi ruang untuk menghormati sekaligus menghidupkan kembali warisan leluhur NU Banyuwangi melalui musholla bersejarah KH. Maksum.
Tak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi warga, acara ini juga menjadi contoh teladan kekompakan. Banyak pihak menilai Panderejo Bersholawat layak dijadikan inspirasi bagi lingkungan lain dalam menghidupkan semangat persatuan warganya.
Dengan tagline “Sehat Bersama, Berkah Bersama,” Panderejo Bersholawat 2025 menegaskan bahwa kekuatan sebuah lingkungan terletak pada kekompakan warganya, semangat generasi mudanya, serta penghormatan pada warisan leluhur.
Tidak ada komentar