Lawan Sepinya Pembeli, Bripda Alief dan Hijrah Peduli Inisiasi Gerakan Borong Takjil dan Sahur untuk Pedagang Kecil

3 menit membaca
Lydia Natali
News - 10 Mar 2026

TEMUANRAKYAT, SERANG – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum yang tepat untuk menebar manfaat dan mempererat tali silaturahmi antar sesama. Mengusung semangat berbagi, Bripda Alief Sri Maulana menginisiasi sebuah program kemanusiaan bertajuk 1 Hari 1 Kebaikan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Program akan terus berjalan selama satu bulan penuh ini berkolaborasi dengan lembaga sosial Hijrah Peduli, dengan fokus utama meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menghidupkan suasana ibadah di lingkungan sekitar.

​Kegiatan ini dirancang secara spesifik untuk menyasar para pedagang kecil yang kurang beruntung. Setiap harinya, tim akan menyisir berbagai sudut wilayah untuk mencari lapak dagangan yang tampak sepi pembeli atau pedagang yang sudah lanjut usia (lansia).

Dengan memborong habis dagangan mereka, program ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan instan dan modal tambahan bagi para penjual untuk merayakan hari raya nantinya. Tidak berhenti pada aksi borong dagangan, makanan yang telah dibeli kemudian dikemas dan dibagikan kembali kepada masyarakat luas, khususnya untuk keperluan takjil berbuka puasa dan santap sahur bersama.

​Bripda Alief Sri Maulana menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari keinginan untuk menjadikan profesi kepolisian tidak hanya sebagai pelindung keamanan, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian sosial.

Menurutnya, Ramadhan adalah waktu yang paling tepat untuk menunjukkan empati nyata kepada mereka yang tetap berjuang mencari nafkah di usia senja. Fokus pada pedagang lansia dan dagangan yang sepi pembeli merupakan bentuk apresiasi terhadap kegigihan mereka dalam mencari rezeki yang halal.

“Melalui program 1 Hari 1 Kebaikan ini, kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai ajang berlomba-lomba dalam kebaikan. Fokus utama kami adalah membantu para pedagang lansia yang masih berjuang di pinggir jalan meski dagangan mereka sepi pembeli,” ujar Bripda Alief kepada temuan rakyat (10/3/2026).

Kami memborong makanan mereka untuk kemudian disalurkan kembali dalam bentuk takjil maupun makanan sahur bagi masyarakat yang membutuhkan. Harapan saya, langkah kecil ini bisa memicu gelombang kepedulian yang lebih besar, sehingga tidak ada lagi saudara kita yang merasa sendirian dalam kesulitan di bulan yang penuh berkah ini,” imbuhnya.

​Sementara itu, program ini berkolaborasi dengan Hijrah Peduli untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan terorganisir dengan baik setiap harinya. Gerakan ini membuktikan bahwa sinergi antara aparat penegak hukum, lembaga sosial, dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif yang signifikan.

Dengan adanya konsistensi pelaksanaan hingga akhir Ramadhan, program 1 Hari 1 Kebaikan diharapkan tidak hanya sekadar memberi bantuan pangan, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Mari kita jadikan setiap hari di bulan Ramadhan sebagai kesempatan untuk mengukir senyum di wajah orang lain,” pungkas Bripda Alief Sri Maulana dalam keterangannya.

Bagikan Disalin
CLOSE ADS